RSS Feed

Renang untuk Pemula

Tips Renang untuk Pemula


Belajar renang untuk pemulaSetiap anak menyukai air.  Berenang adalah satu keahlian yang paling penting yang dapat ditanamkan pada anak sejak kecil.  Selain itu, renang adalah kegiatan yang sangat baik untuk kesehatan, dan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak.

Secara alamiah anak memang tertarik pada air . Mereka umumnya gemar bermain air saat dimandikan di kamar mandi, di kolam renang, di tepian air terjun, bahkan di pantai.  Namun, menurut seorang instruktur renang, reaksi anak terhadap air sangatlah berbeda-beda, bergantung pada usianya.

Saat mereka masih kecil, mereka masih takut membenamkan diri lebih dalam di air.  Mereka umumnya lebih senang bermain di air hanya sebatas mata kaki saja. Sebenarnya, ketika anak telah berusia dua tahun, orangtua dapat mulai melatih mereka berenang.  Caranya, bawa mereka ke kolam dan pegang badannya sehingga mereka bisa menendang atau memukul-mukul air dengan tangan dan kakinya.

Dan ketika anak tersebut telah memasuki usia empat tahun dan telah cukup familiar dengan air, mereka bisa belajar menahan dan mengatur napas serta mengambang. Dengan demikian, ketika memasuki usia enam tahun, sudah siap untuk belajar berenang secara formal.

Orangtua yang tidak bisa renang atau takut terhadap air harus dapat mengatasi emosinya saat mendampingi anak belajar berenang. Jika tidak, hal tersebut dapat berpengaruh negatif terhadap anak sehingga mereka pun merasa cemas pula saat belajar renang.

Berikut adalah tips tentang cara untuk memulai proses dan teknik renang untuk pemula. Langkah-langkah ini adalah rangkaian yang logis dan dirancang untuk memperkuat rasa percaya diri di air.

1.      Biasakan anak Anda dengan perasaan mendapatkan wajah mereka basah. Dalam pelajaran renang ajarkan bagaimana untuk meniup gelembung. Lakukan di kolam dangkal sehingga anak tidak menjadi cemas dan terganggu oleh kedalaman air.

2.      Bantu anak untuk belajar bagaimana memasukan kepala mereka sepenuhnya di bawah air. Ini adalah langkah yang memperkenalkan air sebagai sesuatu yang sangat berbeda dari apa yang mereka gunakan dan harus ditangani dengan hati-hati.kita tahan mereka dititik ini, agar anak memiliki jangkar untuk pegangan. Beberapa instruktur renang menggunakan teknik “boneka” di mana anak menahan napas sementara mereka terus membawa air dengan boneka dibelakang.

3.      Ajari anak bagaimana berbaring di atas air untuk dapat benar-benar berenang. Teknik ini adalah untuk mengajar mereka bagaimana mengapung dan kemudian berbalik dan mulai menggerakan lengan dan kaki sendiri secara bersamaan. Dukung anak dengan menempatkan tangan Anda diperut mereka dan membantu mereka bergerak maju saat mereka mulai mempelajari stroke.

4.      Belajar melompat ke air dari samping dan kemudian berenang kembali ke dinding. Ini adalah langkah keamanan air dasar bahwa semua anak harus tahu mereka pernah jatuh ke kolam renang tanpa sengaja.

Setelah Anda mencapai 4 cara berenang untuk anak-anak dan pemula mengembangkan tingkat  bahwa mereka tidak lagi takut air dan akan bersenang-senang. Setelah anak Anda memiliki dasar-dasar keselamatan di air maka teknik renang lain dapat lebih mudah diajarkan.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: